expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 05 Maret 2014

Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran di Patuk, GunungKidul


Tepatnya tanggal 23 Februari 2014, pukul 09.00 perjalanan ke GunungKidul tepatnya ke Gunung Api Purba dimulai dari Wonosari, Klaten. Untuk menuju ke Gunung Api Purba sebenarnya kita tak tau jalannya. Dan hanya berbekal rute dari teman, maka kita putuskan lewat Prambanan yang sebenarnya "ngalang/semakin jauh", tapi itu jalan yang cukup kami tau dari pada jalan lainnya. Rutenya : Wonosari, Klaten -> Klaten sampai di Prambanan -> Pasar Prambanan -> Piyungan -> BukitBintang -> Patuk -> Nglanggeran. Cuaca hari ini sangat cerah sekali. Kita sampai di Nglanggeran sekitar pukul 10:30 yang disambut para pemuda yang sibuk mengatur parkir. Dan sepertinya hari ini banyak yang berkunjung dan bertepatan dengan hari minggu juga. Sikap ramah para pengelola sudah membuat kita nyaman dan kitapun membayar retribusi sebesar  5000 rupiah per orang sudah untuk pendakian pagi – siang sedangkan untuk pendakian malam kita dikenakan cash 7000 rupiah.




Dan tanpa persiapan apapun kita langsung menuju pintu masuk Gunung Api Purba. Sebelum masuk tiket kami di cek dulu dan dilubangi oleh petugas yang ramah senyum. Sebelum mendaki kita akan di suguhi oleh sebuah pendopo kecil dan papan informasi (ini penting karena di seni terdapat jalur pendakian atau yang disebut peta (Dora The Explorer ...mana peta peta peta) serta beberapa penjelasan, so mampir sejenak untuk membaca). Ternyata di GAP ini juga ada spot untuk panjat tebing. Hal yang menarik di GAP inilah adalah papan petunjuk arah/papan peringatan yang cukup mengelitik hati aku. Dari sayang pacar ya sayang alam juga atau apa aku lupa, cemudhuzt ea kakak dkk dan yang terpenting berapa titik penting terdapat kantong/ tempat sampah. Nah ini menujukan bahwa pengelola sangat memperhatikan SAPTA PESONA cuma sayangnya pengunjung sepertinya sebagian besar kurang sadar akan sampah tersebut.



Nah belum seberapa kita mendaki, kita sudah di kagetkan dengan beberapa track yang ...(duh lewat mana neh, duh piye carane munggah ) dan beberapa spot yang bisa membuat decak kagum akan ciptaan Allah.  Dan TARAAA kita harus melewati sebuah batu yang berhimpitan yang seperti terowongan tapi menuju keatas dan di atas terowongan ada sebuah batu yang kesangkut.  Ternyata kita sampai POS 1 setelah melewati terowongan itu. Dan barulah ingat ternyata kita tidak membawa bekal sama sekali dan airputih pun tidak membawa. Sempat membuat kita putus asa untuk tidak melanjutkan perjalanan kita ke puncak karena waktu itu panas sangat menyengat dan bekal logistik tak ada, setetes airpun tak kita bawa. Tapi karena perjuangan kita jauh-jauh dari Klaten masak gak capai puncak kan gak banget. Akhirnya kita putuskan lanjut perjalanan. Dan menuju ke Pos 2. Dari pos 2 – 4 ini tracking GAP mulai bervariasi dengan melewati hutan, ngalas a.k.a kebon (bahasa jawa) atau gunung dengan batuan.












Setelah sampai di Puncak Gunung Api Purba kita duduk termenung mengumpulkan sisa-sisa tenaga yang terkuras dan tanpa bekal. Dirasa tenaga sudah mulai terkumpul, selanjutnya adalah sesi foto-foto, narsis dech dimulai.. (hehhehe)












Mataharipun telah berada diatas kepala, panas pun mulai menyengat dan kita putuskan untuk turun dan muncullah pertanyaan “Kuatkah kita sampai bawah dalam keadaan tanpa bekal dan belum sarapan??. Dan hanya keyakinan yang diaminilah, kita lanjutkan perjalanan turun. Akhirnya kita sampai di sebuah pertigaan dengan papan petunjuk (PUNCAK – SUMBER AIR COMBERAN –TURUN).Sebelumnya kita sempat mampir ke Sumber Air COMBERAN, tapi gak jadi karena medannya terlalu sulit. Dan kita turun tidak menggunakan jalan yang tadi digunakan untuk naik, dengan alasan cari pengalaman yang lain dan berharap lebih cepat sampai bawah. (Biasa udach capek banget, naik tanpa bekal, ingin cepat-cepat dapat amunisi.. hehe)..









Dan setelah sampai bawah, tempat yang pertama kita tuju adalah penjual minuman. Maklum lah muncak gunung tanpa bekal apapun airpun tidak,dan karena kita STRONG.. hehhe.. akhirnya selamat juga sampai bawah..hehhe







Setelah istirahat beberapa saat, lanjutlah kita ke Embung yang letaknya tidak jauh dari Gunung Api Purba. Embung Nglanggeran ini di tarik retribusi sebesar 3000 rupiah. Setelah parkirkami lanjut untuk naik ke embung karena embungnya emang berada di atas. Jadi ceritanya embung yang sekarang ada ini adalah dulunya gunung yang dipotong dan di lubangi sedalam 3 meter untuk menampung mata air yang kayaknya dari sumber air Comberan (soalnya lupa tanya airnya dari mana, cuma tanya asal mula embung tsb). Rasa capek ketika naik ke embung ini terobati dengan pemandangan yang mendukung. Kabut yang dari tadi tak pudar membuat suasana embung serasa kolam di disebuah gunung (lah kan emang bener di gunung –-“). Sayangnya gak boleh nyebur dan di embung ini. Embung ini meiliki latar belakang GAP yang cantik banget. Tak lupa juga disana foto-foto alias narsis..,,




Dan ada 1 foto yang tak disengaja ... hehhe
 Dan tak selang seminggu, tepatnya tanggal 27 Februari 2014 saya kembali berkunjung ke Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran. Dan suatu hari nanti, saya pasti akan berkunjung kembali.. hehhehe...


Ayyooww temen-temen..,, mari nyusul kemari.. hehhe :)

Tips Presentasi Lancar dan Sempurna

Melakukan suatu presentasi kuliah ataupun kerja di hadapan teman, dosen ataupun atasan dan juga kolega bukanlah suatu hal yang sangat mudah untuk sebagian orang. Tidak sedikit juga orang yang merasa ketakutan untuk melakukannya. Berbagai perasaan dirasakan seperti grogi, takut membuat kesalahan pada saat berbicara hingga lupa terhadap topic yang akan dibicarakan bercampur manjadi satu.
 
Oleh sebab itu, persiapan dengan matang merupakan salah satu kunci keberhasilan di dalam melakukan suatu presentasi. Seperti yang akan kami bahas kali ini ialah beberapa trik supaya presentasi Anda berjalan sempurna.

Persiapkan semua materi juga perlengkapan presentasi
Sebelum Anda akan melakukan presentasi, sebaiknya Anda mempersiapkan semua materi yang akan disampaikan terlebih dahulu. Kemudian periksalah semua kelengkapan yang akan di bawa seperti laptop, file presentasi dan persiapan yang lainnya. Salah satu alasan orang-orang merasa takut ketika harus melakukan presentasi ialah karena kebanyakan dari mereka takut tidak ingat materi yang akan di presentasikan. Oleh karena itu segala persiapan yang sangat matang adalah kunci untuk menghilangkan masalah tersebut. Buatlah catatan kecil yang berisikan poin yang cukup penting untuk Anda sampaikan ketika presentasi, dengan begitu Anda akan mengingat materi apa saja yang harus Anda bahas.

Lakukan latihan presentasi di rumah
Latihan presentasi ini merupakan cara yang sebaiknya Anda lakukan sebelum melakukan presentasi. Anda bisa melakukan latihan presentasi ini di depan kaca atau di depan rekan kerja anda yang lain. Hal ini sangat penting untuk Anda lakukan sebab dengan melakukan latihan bisa membuat Anda lebih terbiasa untuk melakukan presentasi ini. Dengan begitu Anda akan merasa lebih baik, releks dan juga tidak grogi saat melakukan presentasi yang sebenarnya.

Mengenali siapa yang menjadi pendengar
Mengenali siapa yang menjadi pendengar sangatlah penting untuk Anda ketahui. Dengan begitu Anda bisa menyusun kalimat yang sesuai dengan pendengar untuk dipresentasikan. Dengan mengetahui siapa yang menjadi pendengar anda bisa menjadi salah satu langkah awal untuk Anda membuat mereka menjadi terpesona.

Datang ke ruangan presentasi lebih awal
Untuk melihat tata letak seperti apa, Anda di haruskan datang lebih awal dari yang telah dijadwalkan. Jika anda melakukan sebuah presentasi dengan menyajika slide, ada baiknya Anda mempersiapkan terlebih dulu. Sehingga ketika Anda dipanggil untuk segera melakukan presentasi, maka materi slide yang akan anda presentasikan telah siap.

Sederhana, tetap tenang dan yakin
Anda melakukan sebuah presentasi untuk bisa memberikan suatu informasi serta meyakinkan para pendengarnya. Oleh sebab itu, sebelum anda bisa meyakinkan para pendengar, Anda juga harus bisa menenangkan diri Anda terlebih dahulu supaya tetap relaks. Setelah itu anda harus memiliki keyakinan bahwa materi yang sedang anda sampaikan tersebut merupakan hal yang sangat penting. Pergunakanlah bahasa yang sederhana juga tidak rumit agar apa yang anda sampaikan dapat diterima oleh para pendengar.